Kepala Bapperida Kota Bogor Rudy Mashudi mendampingi Wali Kota Bogor Dedie Rachim melakukan pertemuan dengan warga negara Jepang, Ogata,

Kepala Bapperida Kota Bogor Rudy Mashudi mendampingi Wali Kota Bogor Dedie Rachim melakuakan pertemuan dengan warga negara Jepang, Ogata,

BOGOR – Pemerintah Kota Bogor menunjukkan respons cepat dan komitmen tinggi dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta wisatawan. Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, bersama Kepala Bapperida Kota Bogor, Rudy Mashudi, secara langsung mendampingi Ogata, seorang warga negara Jepang yang sempat viral di media sosial TikTok, usai mengalami insiden tidak menyenangkan saat menaiki angkutan kota (angkot) di Kota Bogor.

Ogata diketahui membagikan pengalamannya yang kurang menyenangkan akibat ulah seorang pengamen yang bersikap memaksa di dalam angkot. Video tersebut kemudian menyita perhatian publik dan mendapat berbagai tanggapan dari warganet. Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kota Bogor bertindak cepat dengan mengamankan pelaku dan melibatkan Satuan Tugas (Satgas) Premanisme untuk menjaga ketertiban serta rasa aman di angkutan umum.

Sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian, Pemkot Bogor berinisiatif mengatur pertemuan antara Ogata dan Wali Kota Bogor. Pertemuan tersebut berhasil diwujudkan pada hari ini, diawali dari Alun-Alun Kota Bogor, di mana Wali Kota menyambut langsung kedatangan Ogata yang tiba dengan menggunakan kereta dari Jakarta.

Dalam suasana yang ramah dan penuh kehangatan, rombongan kemudian melanjutkan perjalanan ke Balaikota Bogor dengan menaiki angkot, sebagai simbol bahwa angkutan kota merupakan sarana transportasi umum yang tetap aman dan nyaman bila dikelola dengan baik.

Setibanya di Balaikota, Ogata disambut dengan jamuan makan siang yang menghadirkan kuliner khas Bogor, seperti toge goreng, laksa, dan doclang, sebagai bagian dari promosi budaya dan kekayaan kuliner lokal. Selain itu, Wali Kota juga menyerahkan cendera mata berupa totopong (ikat kepala khas Sunda), batik khas Bogor, dan makanan tradisional Bogor sebagai bentuk penghargaan dan simbol persahabatan antara Kota Bogor dan tamu asing yang berkunjung.

Kegiatan ini bukan hanya merupakan bentuk klarifikasi dan penyelesaian persoalan secara langsung kepada pihak yang terdampak, tetapi juga menjadi momentum untuk menunjukkan keseriusan Pemerintah Kota Bogor dalam menciptakan ekosistem transportasi publik yang aman, bersih, dan manusiawi, baik bagi warga lokal maupun wisatawan mancanegara.

Wali Kota Bogor menyampaikan bahwa perbaikan terus-menerus terhadap kualitas layanan publik, termasuk transportasi umum, menjadi prioritas dalam upaya mewujudkan Kota Bogor sebagai kota ramah wisatawan.